Iniedu Gelar Webinar Keempat Bertajuk Islamic Holistic Learning: Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Wahyu dalam Paradigma Pendidikan Holistik
Iniedu kembali menyelenggarakan webinar pendidikan keempat bertajuk “Islamic Holistic Learning (IHL): Integrasi Ilmu Pengetahuan dengan Wahyu” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 2 Mei 2026. Webinar ini menghadirkan para pengembang Kurikulum Islamic Holistic Learning, yaitu Dr. Achmad Rasyid Ridha, Budi Lenggono, dan Nana Tri Sutisna. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, meliputi pendidik, mahasiswa, praktisi pendidikan, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan integratif berbasis nilai.


Webinar membahas paradigma Islamic Holistic Learning sebagai pendekatan pendidikan yang menempatkan integrasi ilmu pengetahuan dan wahyu sebagai fondasi utama proses pembelajaran. Dalam pemaparan materi dijelaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan aspek kognitif dan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk dimensi spiritual, moral, emosional, dan sosial peserta didik secara terpadu. Pendekatan ini dipandang sebagai respons terhadap kecenderungan sistem pendidikan modern yang sering kali memisahkan aspek intelektual dari nilai dan kesadaran spiritual.
Selain membahas landasan filosofis dan konseptual IHL, narasumber juga memaparkan implementasi pembelajaran berbasis integrasi ilmu dan wahyu dalam praktik pendidikan. Pembahasan mencakup desain pembelajaran, strategi implementasi di kelas, evaluasi pembelajaran holistik, hingga pengembangan bahan ajar yang kontekstual dan reflektif. Dalam sesi ini ditegaskan bahwa bahan ajar tidak hanya berfungsi sebagai media transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan cara berpikir, kesadaran nilai, dan orientasi hidup peserta didik.
Diskusi webinar turut menyoroti pentingnya transformasi paradigma pendidikan menuju pendekatan yang lebih humanis dan integratif. Peserta diberikan pemahaman mengenai bagaimana proses pendidikan dapat dirancang untuk membangun keterhubungan antara pengetahuan ilmiah, nilai etika, dan spiritualitas secara seimbang. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan proses pembelajaran yang tidak sekadar informatif, tetapi juga transformatif dalam membentuk karakter dan kesadaran peserta didik.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait implementasi kurikulum integratif di sekolah, tantangan pengembangan bahan ajar berbasis nilai, serta relevansi Islamic Holistic Learning dalam menjawab problematika pendidikan kontemporer. Interaksi tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan terhadap model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembangunan manusia secara utuh.
Melalui penyelenggaraan webinar ini, Iniedu kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang pengembangan wawasan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai fundamental pendidikan. Webinar Islamic Holistic Learning diharapkan menjadi kontribusi awal dalam memperluas diskursus mengenai integrasi ilmu pengetahuan dan wahyu sebagai fondasi pengembangan sistem pendidikan yang lebih holistik, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan manusia seutuhnya.
Penulis: Shofi'ul Ana
Komentar