Belajar Bahasa Inggris Lewat Film, Benarkah Bisa Lebih Cepat?
Banyak siswa suka menonton film sebagai hiburan, termasuk film-film produksi luar negeri yang menggunakan Bahasa Inggris. Film menghadirkan jalan cerita menarik, tokoh-tokoh inspiratif, serta berbagai emosi yang membuat penonton merasa terhibur. Namun, muncul pertanyaan menarik: apakah menonton film ber-Bahasa Inggris juga bisa membuat kita lebih cepat menguasai Bahasa Inggris?
Pertanyaan ini patut dijawab, karena di era globalisasi penguasaan bahasa Inggris merupakan keterampilan penting yang mendukung studi, karier, hingga interaksi lintas budaya.
Menariknya, selain manfaat peningkatan skill melalui menonton film, Islam memandang bahwa segala aktivitas yang membawa manfaat dan diniatkan karena Allah dapat bernilai ibadah. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. al-Bukhari no. 1, Muslim no. 1907)
Artinya, jika niat menonton film diarahkan bukan sekadar untuk hiburan, tetapi juga untuk belajar dan menambah ilmu, maka aktivitas sederhana ini bisa menjadi sarana ibadah sekaligus memperkuat keterampilan bahasa. Namun tetap dengan catatan, memilih film untuk belajar bahasa hendaknya tetap selektif, yaitu dengan memilih film yang bernilai positif, inspiratif, dan tidak bertentangan dengan syariat Islam,
Peningkatan Kemampuan Mendengarkan (Listening Comprehension)
Salah satu keterampilan utama dalam mempelajari bahasa adalah kemampuan mendengarkan. Menurut penelitian, paparan audio-visual berbahasa asing mampu meningkatkan pemahaman karena siswa terbiasa mendengar pengucapan asli (native speaker). Melalui film, penonton belajar bagaimana kata-kata diucapkan secara natural, bagaimana intonasi digunakan, serta bagaimana ekspresi nonverbal menyertai ucapan.
Misalnya, dalam film drama sehari-hari, siswa akan mendengar percakapan ringan seperti salam, perkenalan, atau ucapan terima kasih. Sementara dalam film aksi atau misteri, mereka akan menemukan kosakata tentang perintah, strategi, atau ungkapan emosional. Variasi konteks ini sulit didapatkan hanya melalui buku teks. Dengan sering menonton, pendengar akan terbiasa menangkap arti bahkan sebelum melihat teks terjemahan.
Penambahan Kosakata (Vocabulary Acquisition)
Film juga merupakan sumber kosakata baru. Berbeda dengan materi pembelajaran di kelas yang cenderung formal, film menghadirkan frasa sehari-hari, slang, serta ungkapan idiomatik yang sangat berguna untuk komunikasi nyata. Misalnya, ungkapan “break a leg” yang berarti “semoga sukses” mungkin tidak muncul dalam buku teks, tetapi sering dijumpai dalam dialog film.
Agar hasilnya optimal, siswa dapat menggunakan subtitle berbahasa Inggris. Dengan cara ini, mereka tidak hanya mendengar bunyi kata, tetapi juga melihat bentuk tulisannya. Hal ini memudahkan pemahaman konteks sekaligus memperkuat daya ingat. Seiring waktu, kosakata yang dipelajari akan menempel dalam memori jangka panjang karena dikaitkan dengan adegan, ekspresi wajah, dan suasana cerita.
Peningkatan Kemampuan Berbicara (Speaking Skill)
Keterampilan berbicara sering kali menjadi tantangan terbesar bagi pelajar bahasa. Rasa gugup, takut salah, atau kurang percaya diri membuat siswa enggan mencoba. Menariknya, kebiasaan menonton film dapat membantu mengatasi hambatan ini.
Penelitian Megawati dkk. (2021) menunjukkan adanya korelasi positif antara kebiasaan menonton film berbahasa Inggris dengan peningkatan keterampilan berbicara. Siswa yang terbiasa menonton dengan subtitle Inggris cenderung menirukan cara pengucapan tokoh film. Mereka belajar melafalkan kata dengan lebih natural, meniru intonasi, dan bahkan menyesuaikan ekspresi. Latihan sederhana seperti mengulang dialog favorit atau mempraktikkan percakapan singkat dapat meningkatkan kelancaran sekaligus rasa percaya diri.
Meningkatkan Motivasi dan Minat Belajar
Faktor motivasi tidak kalah penting dalam proses belajar bahasa. Banyak siswa merasa bosan dengan metode belajar yang monoton, misalnya menghafal kosakata dari daftar panjang. Film menghadirkan alternatif yang lebih menyenangkan. Sambil menonton cerita seru, siswa sebenarnya sedang belajar bahasa, budaya, serta cara komunikasi dalam situasi nyata.
Islam mendorong umatnya untuk belajar dengan hati yang ikhlas dan penuh semangat. Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa jalan menuju ilmu adalah jalan menuju surga:
“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim no. 2699)
Dengan menonton film sebagai sarana belajar, siswa bisa menumbuhkan motivasi intrinsik. Belajar tidak lagi terasa sebagai kewajiban yang berat, melainkan aktivitas yang ditunggu-tunggu.
Kesimpulan
Kebiasaan menonton film berbahasa Inggris memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan keterampilan mendengarkan, berbicara, menambah kosakata, serta menumbuhkan motivasi belajar. Agar manfaat tersebut optimal, siswa perlu melakukannya dengan konsisten, memilih film yang sesuai, serta melibatkan diri secara aktif dalam proses belajar.
Dari perspektif Islam, aktivitas ini dapat dipandang sebagai sarana untuk menambah ilmu dan memperkuat kemampuan komunikasi, sehingga membuka jalan untuk memberi manfaat lebih luas bagi umat. Allah berfirman: “Dan katakanlah, ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.’” (QS. Thaha: 114). Dengan menjadikan menonton film berbahasa Inggris sebagai bagian dari ikhtiar menuntut ilmu, seorang muslim tidak hanya memperoleh keterampilan bahasa, tetapi juga menunaikan perintah Allah untuk terus meningkatkan pengetahuan.
Daftar Pustaka
Fauziah, C. W., & Rahmawati, E. Y. (2024). Hubungan antara kebiasaan menonton film berbahasa Inggris dan keterampilan menyimak bahasa Inggris siswa SMA di Jakarta. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Indraprasta PGRI.
https://proceeding.unindra.ac.id/index.php/DPNPMunindra/article/view/8275
Marcelina, B. (2022, Juli 16). Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dengan menonton film. Kumparan.
Megawati, M., Harimurti, E. R., Nurwiatin, N., & Nurhasanah. (2021). Hubungan antara kebiasaan menonton film berbahasa Inggris menggunakan English subtitle dan kemampuan berbicara bahasa Inggris. Research and Development Journal of Education, 7(2), 363–372.
https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/8594
Sudirman. (2025, Januari 12). Pengaruh belajar bahasa Inggris melalui film yang perlu diketahui. RRI.
Komentar