Akhlak Mulia
Sumber: puisi
Zaman terus berganti mengalir bagai air
Tak bisa dihambat sama sekali
Akhlak terus tergerus bagai tanah dikikis air
Laksana daun kering yang terseret arus waktu
Sungguh suram terasa, gelap tanpa ada gemerlap bintang
Seakan langit pun enggan menyalakan pelitanya
Kami di sini
Jauh dari hiruk pikuk dunia
Ditempa, dididik, dan dilatih tentang agama
Akhlak adalah pakaian yang harus dijaga,
Laksna mutiara yang tak boleh ternoda
Dirawat dengan sepenuh jiwa
Akhlak mulia mahal harganya
Bagai intan permata di tengah lumpur
Bagai air di tengah gurun sahara
Bagai cahaya bulan di tengah gemerlap malam
Yang membuat gelap tunduk di hadapannya
Aklahk penuntun langkah manusia
Ibarat kompas yang setia di perjalanan
Membawa hal menuju bahagia
Tanpa akhlak hidup tiada arah
Bagai perahu terombang-ambing tanpa nahkoda
Hilang tujuan, kosong, dan resah
Akhlak mulia cahaya penerang
Ia menyapa lembut bagaikan fajar
Menuntun umat hingga akhir zaman
Ke warisan yang tak bernilai
Bekal abadi sampai di akhirat nanti
Laksana pelita yang tak pernah padam dimakan usia
Komentar