Gambar sampul untuk Cermin Hati

Sumber: puisi

Berakhlak mulia, bukan karena aku sempurna,

Tetapi karena aku belajar setia pada kebaikan.

Lidah bisa saja tajam,

namun kusimpan kata agar menjadi sejuk

Ketulusan adalah bahasa tanpa suara,

yang hanya bisa dibaca oleh hati.

Saat aku memberi,

aku pun belajar untuk tidak menuntun kembali

Mulia itu sederhana:

Menundukkan kepala saat dipuji,

Tersenyum tulus meski disakiti,

Mengulurkan tangan bahkan pada yang lupa padaku.

Aku ingin akhlakku jadi doa,

Yang tak berhenti meski bibirku diam

Aku ingin langkahku jadi teladan,

Yang dikenang meski tubuhku tiada.

Berakhlak mulia adalah cermin hati,

Jernihnya menjaga manusia dari keruhnya dunia

Dan bila aku jatuh,

Aku ingin bangkit dalam kebaikan,

Agar hidupku tetap berarti di mata Tuhan dan sesama

Komentar

Memuat komentar...